Di dalam karir legenda KOBE BRYANT

Legenda dari tim lakers ini memiliki dua karir yang layak untuk di jadikan hall of fame dalam 20 tahun hidupnya pada saat memaki nomor punggung 8 dan nomor punggu 24.

 

Kobe bermain selama 20 tahun dan karir nba nya yang dimana 10 tahun dia memakai jersey nomor 8 dan 10 tahun lagi dengan jersey 24. Ketika lakers mengistirahatkan jersey dari kobe ini . lakers menggantung 2 buah jersey tersebut nomor 8 dan nomor 24 pada kandang mereka di staples center, kenapa lakers menggantung 2 buah jersey tersebut? Tentu saja alasannya adalah karena kobe memiliki masing masing karir legendaries dengan dua baju tersebut barulah lakers menggantung kedua baju dari kobe.

Kobe masuk dan memulai musim nbanya dengan menggunakan nomor 8, yang memiliki makna yaitu total jumlah angka yang dia pakai pada saat dia bermain di kampus yaitu 148 yang jika di jumlahkan menjadi (1+4+3= 8) makanya dia memakai jersey nomor 8 untuk mengenang masa kampusnya setlah 10 tahun kemudian kobe ingin awal yang baru dan dia memutuskan untuk mengganti nomor jersey nya menjadi 24 yang dimana dia pernah menggunakannya saat dia duduk di sekolah menegah.

Kobe memenangkan yang terakhir dari empat penghargaan MVP allstar game pada tahun 2011, ketika dia membuat semua penonton staples center kagum dengan mencetak 37 point pada tertandingan itu. Dan merupakan poin tertinggi.

Kobe mengisi ruang prestasi nya lebih awal dengan memenangkan kontes slamdunk di allstar weekend sebagai rookie pada tahun 1997. Dia memenangkan penghargaan all star mvp dan mencetak gelar dengan kedua nomor jersey dia. Mvp satu satunya pada saat dia berseragam 24 dan pada berseragam nomor 8 dia lebih banyak terpilih ke all nba.

Berikut sejumlah penghargaan yang dia dapatkan dengan kedua jersey nya.

Nomor 8 :

  • 1 mvp game allstar
  • 1 juara dunk contest
  • 1 rookie of the year
  • 1 leadder skor musim
  • 6 Pemain terbaik west bulan

 

Nomor 24:

  • 2 mvp final championsip
  • 1 mvp nba
  • 10 pemain terbaik bulanan west
  • 1 leadder skor musim
  • 3 mvp game allstar

Dan total 20 tahunnya bermain di nba dia berhasil mendapatkan 12 x all deffensif team dan 12x all nba team.

Tidak masalah apakah Bryant mengenakan nomor 8 atau nomor 24, ia memasang nomor – nomor yang hampir identik di setiap jersey. Dia mencetak lebih banyak poin di setiap nomor punggung daripada Hall of Famers Tiny Archibald, James Worthy dan Pete Maravich mencetak di seluruh karir mereka.

Berikut statistic kobe dengan menggunakan nomor 8 dan nomor 24

Nomor 8:

  • 707 game
  • 239 menit bermain
  • 866 point
  • 3634 rebound
  • 3148 assist
  • 1059 steal
  • 431 blok
  • 1% FG
  • 6% 3PT FG
  • 4% FT
  • 656% win

Nomor 24:

  • 639 game
  • 398 menit bermain
  • 777 point
  • 3413 rebound
  • 3158 assist
  • 885 steal
  • 209 blok
  • 44% FG
  • 33% 3PT FG
  • 84% FT
  • 582% menang.

“Untuk generasi saya, [Kobe] adalah Michael Jordan kami. … Saya ingat di mana saya menonton beberapa pertandingannya. Saya berada di pertandingan di mana dia memukul 12 lemparan 3-point melawan Sonics. Dia sebagian adalah alasan mengapa saya memakai No. 8. ” – bulls guard Zach LaVine

Beberapa Pemain Dapat Keluar Dari Real Madrid Kalau Zinedine Zidane Dipecat

Karim Benzema

Masa depan Zinedine Zidane untuk Real Madeid jadi sorotan. Hal ini tak terlepas dari beberapa hasil minor yang diperoleh Real Madeid di musim ini.

Penampilan Real Madrid pada La Liga untuk musim ini tak konsisten. Real Madrid kalah melawan Cadiz, Alaves, dan Valencia yang sudah melanggar zona degradasi.

Semua hasil, Real Madrid sekarang bertahan pada peringkat yang ke 3 di klasemen pada La liga bersama 20 poin. Real Madrid ketinggalan 6 poin dari Atletico Madrid yang sudah menduduki posisi puncak.

Real Madrid terseok-seok pada Liga Champions. Untungnya, Real Madrid masih mendapatkan posisi di 16 besar setelah berhasil mengalahkan Borussia Moenchengladbach.

Tetapi, bukan berarti Zinedine Zidane berada di posisi yang aman. Pelatih yang berasal dari Prancis ini masih berpeluang segera kehilangan pekerjaannya kalau semua hasilnya kurang memuaskan akan kembali terjadi.

Kalau Zinedine Zidane harus kehilangan pekerjaannya, mungkin beberapa pemain juka akan mengikuti jejaknya. Siapa saja pemain-pemain tersebut?

  • Karim Benzema
    Karim Benzema merupakan salah satu pemain yang hebar di Real Madrid. Ada beberapa alasan kenapa Karim Benzema selalu menjadi penyerang yang konsisten pada klub walaupun mendapatkan kritik terus.

Pemenang Liga Champions beberapa kali ini mungkin ada pada Santiago Bernabeu dikarenakan Zinedine Zidane. pelatih yang lain mungkin lebih menyukai memainkan Luka Jovic di saat ini.

Karim Benzema, terlihat tidak mungkin buat pergi, dapat berpisah bersama klub lebih cepat kalau orang selalu memberikan kepercayaannya semua kepada sang pemain pergi.

Walau bukan pencetak gol yang terbaik di dunia, Karim Benzema dapat bersinar di dalam permainan besar. Kepergiannya mungkin saja dapat merugikan klub.

  • Sergio Ramos
    Sergio Ramos dapat menjadi orang yang pertama pergi serta dia tak akan berpikir untuk kedua kalinya ataupun permintaan transfer. Pemain internasional dari Spanyol ini secara resmi dapat memulai negosiasi bersama klub asing dari 1 Januari mengingat kontraknya yang akan berakhir pada tahun 2020/2021 ini.

Walaupun ada rumor Sergio Ramos dapat tetap tinggal di Real Madrid, kepergian dari Zinedine Zidane mungkin dapat menjadikan Sergio Ramos mengucapkan selamat tinggal ke klub. Paris Saint Germain dan Juventus sudah memantau situasi kapten dan juga Sergio Ramos tak akan kekurangan peminatnya kalau Sergio Ramos mau pergi di waktu dekat.

Saat pemain yang berusia 34 tahun ini absen di dalam beberapa permainan, Real Madrid terlihat sangat merindukannya. Kepergian pemain ini akan menjadi keburukan untuk klub.

  • Marcelo
    Andainya Santiago Solari tak dipecat untuk Zinedine Zidan, mungkin besar Marcelo akan dilepas di musim 2019 lalu oleh bos dari Argentina ini. Mantan dari pelati ini akan mempertahankan pemain yang berasal dari Brasil ini saat Ferland Mendy tiba serta Sergio Reguilon tingggal di klub.

Marcelo mungkin mau tetapi berada di Spanyol setidaknya hingga kontraknya berakhir. Tetapi, kalau ada pelatih yang lain selain Zinedine Zidane, dan kemungkinan besar kalau Marcelo tak akan menjadi bagian dari rencana mereka.

Kepergiannya tak akan terlalu berdampak di sudut pandang lapangan. Tetapi Madeidistas dapat kehilangan pemain yang mereka cintai.

  • Luka Modric
    Luka Modric sama seperti Sergio Ramos, sudah memasukki tahun terakhirnya untuk bermain di Real Madrid serta perpanjang kontraknya mungkin hanya akan terjadi jika Zinedine Zidane ada di klub.

Pemain Kroasia ini sudah berusia 35 tahun, Namun dia mesih menjadi gelandang yang terbaik di dunia. Tetapi, dengan pelatihan sekarang, Luka Modric memainkan peran yang besar dari Sekedar kontribusinya saat berada di lapangan.

Luka Modric jadi mentor untuk Martin Odegaard serta tak akan ada peluang yang lebih baik untuk pemain Norwegia ini selain jadi pelapis gelandang yang terbaik di dunia. Tidak usah diragukan lagi, Luka Modric menjadi pemenang Ballon d’Or memainkan peran kunci di dalam membantu perkembangan dari Federico Valverde pada tahun 2019/2020.

Hasil Pertandingan Liverpool Vs Southampton: Skor 0-1

Liverpool Vs Southampton

Southampton dengan luar biasanya sukses mengalahkan klub yang berada di puncak klasemen, Liverpool bersama skor 0-1 pada laga Premier League pada tahun 2020/2021 memasukki pekan yang ke-17 di St. Mary’s.

Gol tunggal atas kemenangan Southampton notabane bobol oleh striker lama Liverpool, yaitu Danny Ings di saat pertandingan baru saja berjalan 2 menit.

Karena hasil ini, Liverpool masih menduduki peringkat yang pertama di klasemen walaupun sekarang berpotensi akan di potong sama Manchester United. Sedangkan Southampton sukses menduduki posisi yang ke 6 bersama poin yang dikumpulnya yaitu 29 poin.

  • Jalannya Babak Yang Pertama

Pertandingan baru saja berjalan dan kurang dari 2 menit, Liverpool sudah tertinggal 1 skor saat gawang dari Alisson Becker dijebol oleh Striker mereka, yaitu Danny Ings.

Meneruskan Freekick dari James Ward Prowse yang sudah gagal dihalau oleh Trent Alezander Arnold, Danny Ings cerdiknya saat melepaskan tendangan lob ke arah tiang jauh tanpa dapat diantisipasi oleh Alisson Becker.

Liverpool juga berusaha langsung membalas. Akan tetapi, penyelesaian akhirnya Roberto Firmino masih menyamping dari arah gawang Southampton yang sedang di kawal oleh Fraser Forster.

Klub tamu terus berusaha buat meneror pertahanan dari Southampton. Akan tetapi, belum ada gol yang menyeimbangkan skor hingga pertandingan memasukki waktu istirahat.

  • Jalannya Babak yang Kedua

Balik dari kamar ganti, Liverpool tidak menurunkan tekanan mereka. Akan tetapi, peluang yang mereka dapatkan The Reds pada awal babak ke 2 harus diakhiri sia-sia.

Memasukki menit yang ke 51, beberapa pemain dari Liverpool minta hadiah penalti dari wasit yaitu Andre Marriner usai tembakan dari Georgino Wijnaldum dan mengenai tangan dari Jack Stephens. Sesudah berkonsultasi bersama klub VAR, Andre Marriner memutuskan tidak akan menghadiahkan penalti buat klub Liverpool.

Semakin frustrasi kebuntuan dari klubnya, Jurgen Klopp juga menurunkan Xherdan Shaqiri. Dan serangan dari Liverpool juga menjadi lumayan berbahaya.

Walaupun begitu, sederet peluang yang sudah matang yang di dapatkan oleh Liverpool semua gagal dimaksimalkan agar menjadi gol. Skor 0-1 buat kemenangan dari Southampton juga bertahan sampai laga selesai.